Cara Cek IMEI iPhone: 7 Hal Wajib Kamu Tahu

Sebelum percaya begitu saja sama penjual iPhone, ada satu hal kecil yang sering dilewatkan banyak orang, yaitu cek IMEI iPhone. Kelihatannya remeh, tapi kebiasaan ini bisa menyelamatkan kamu dari kerugian jutaan rupiah dan drama “no service” di kemudian hari.

Artikel ini akan membahas tuntas semua cara cek IMEI iPhone, mulai dari yang paling cepat pakai kode dial, sampai verifikasi resmi lewat situs Kemenperin dan Bea Cukai. Cocok untuk kamu yang baru beli iPhone baru, lagi cari iPhone bekas, atau sekadar ingin memastikan status perangkat yang sudah kamu punya.

Apa Itu IMEI dan Kenapa Harus Dicek?

IMEI singkatan dari International Mobile Equipment Identity, semacam “KTP digital” yang dimiliki setiap perangkat seluler, termasuk iPhone. Nomor ini terdiri dari 15 digit angka unik, dan tidak ada dua perangkat di dunia yang punya nomor IMEI yang sama.

Di Indonesia, IMEI bukan sekadar identitas teknis. Sejak 2020, pemerintah memberlakukan aturan bahwa setiap ponsel yang beredar di Indonesia, termasuk iPhone wajib terdaftar di database Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Kalau IMEI iPhone tidak terdaftar, operatornya bisa memblokir akses jaringan seluler, dan kamu hanya bisa pakai Wi-Fi saja.

Singkatnya, IMEI yang terdaftar berarti iPhone aman dipakai. IMEI yang tidak terdaftar berarti risiko “no service” / kehilangan akses sinyal lokal Indonesia.

Fungsi IMEI iPhone yang Jarang Diketahui

Selain sebagai penanda legalitas, IMEI punya beberapa fungsi penting lain yang sayang kalau tidak kamu ketahui:

  • Membuktikan keaslian iPhone : IMEI yang cocok antara dus, perangkat, dan database Apple menunjukkan unit asli, bukan rekondisi atau replika.
  • Melacak iPhone yang hilang atau dicuri : nomor IMEI bisa dilaporkan ke pihak berwenang atau operator untuk memblokir perangkat dari jarak jauh.
  • Mengecek garansi dan status iCloud : melalui IMEI, kamu bisa tahu apakah Find My iPhone masih aktif, yang artinya masih terikat akun iCloud orang lain.
  • Mengetahui spesifikasi dan negara asal : warna, kapasitas penyimpanan, dan negara pembelian bisa diketahui dari IMEI lewat situs tertentu.
  • Mencegah kerugian saat beli iPhone bekas : cek IMEI adalah langkah wajib agar tidak tertipu unit BM (black market).

Cara Menemukan Nomor IMEI di iPhone

Sebelum bisa cek IMEI iPhone ke mana pun, kamu perlu tahu dulu 15 digit angkanya. Ada beberapa tempat yang bisa kamu cek.

Lewat Menu Pengaturan

Cek Imei Iphone Lewat Pengaturan

Ini cara resmi yang direkomendasikan Apple langsung:

  1. Buka Pengaturan di iPhone.
  2. Pilih Umum (General).
  3. Ketuk Mengenai (About).
  4. Gulir ke bawah hingga menemukan kolom IMEI.
  5. Tekan dan tahan angkanya untuk menyalin.

Lewat Kode Dial *#06#

Cara ini tidak butuh pulsa atau internet, dan hasilnya instan:

  1. Buka aplikasi Telepon di iPhone.
  2. Ketik *#06# di keypad.
  3. Nomor IMEI langsung muncul di layar secara otomatis tanpa perlu menekan tombol panggil.

Metode ini sangat berguna saat kamu sedang mengecek iPhone bekas di toko dan tidak punya banyak waktu.

Lewat Kotak atau Dus iPhone

Stiker di bagian belakang atau samping dus iPhone biasanya memuat nomor IMEI. Pastikan angkanya sama persis dengan yang ada di menu pengaturan, kalau berbeda, itu sinyal peringatan.

Lewat Slot SIM Card (iPhone Seri Lama)

1000041332

Untuk iPhone seri 6s hingga 13, nomor IMEI tercetak kecil di Slot SIM. Cara ini berguna kalau iPhone tidak bisa menyala atau layar rusak.

Lewat Apple ID atau Find My iPhone

Masuk ke appleid.apple.com atau buka aplikasi Find My, lalu pilih nama perangkat di bagian Devices. Nomor IMEI akan ditampilkan di bawah nama perangkat, berguna kalau iPhone hilang dan kamu perlu nomor IMEI-nya.

Cara Cek IMEI iPhone Terdaftar atau Tidak (Resmi Indonesia)

Setelah dapat nomor IMEI-nya, langkah selanjutnya adalah memverifikasi statusnya. Di Indonesia, ada dua jalur resmi yang bisa digunakan.

Cek IMEI iPhone di Website Kemenperin

Cara Cek Imei Iphone Di Kemenperin

Situs imei.kemenperin.go.id adalah database resmi pemerintah untuk iPhone yang masuk ke Indonesia lewat jalur distributor resmi seperti iBox, Digimap, dan Erafone.

Langkah-langkahnya:

  1. Buka browser dan kunjungi imei.kemenperin.go.id.
  2. Masukkan 15 digit nomor IMEI iPhone di kolom yang tersedia.
  3. Klik ikon kaca pembesar atau tombol Cari.
  4. Tunggu beberapa detik hingga hasil muncul.

Kalau muncul keterangan “IMEI terdaftar di database Kemenperin”, artinya iPhone kamu adalah unit resmi Indonesia yang masuk lewat jalur distribusi legal. Kalau tidak muncul, bukan berarti otomatis ilegal, bisa saja unit inter yang sudah bayar pajak bea cukai.

Cek IMEI iPhone di Website Bea Cukai

Cek Imei Iphone Lewat Beacukai

Situs Bea Cukai dipakai untuk mengecek iPhone yang masuk ke Indonesia lewat jalur perorangan, yaitu dibawa dari luar negeri dan sudah lapor bea cukai, atau yang dikenal sebagai “iPhone inter bea cukai”.

Langkah-langkahnya:

  1. Kunjungi beacukai.go.id lalu pilih menu Perizinan, kemudian IMEI.
  2. Masukkan 15 digit nomor IMEI iPhone.
  3. Isi kode verifikasi (captcha) yang tersedia.
  4. Klik tombol Send.
  5. Status IMEI akan muncul, terdaftar atau tidak.

Perbedaan Cek IMEI Kemenperin vs Bea Cukai

Banyak yang bingung: sudah cek di Kemenperin tidak muncul, tapi cek di Bea Cukai muncul, atau sebaliknya. Ini sebenarnya wajar, karena keduanya punya database yang berbeda.

  • Kemenperin : untuk iPhone resmi melalui distributor Indonesia seperti iBox. Situs: imei.kemenperin.go.id.
  • Bea Cukai : untuk iPhone inter yang sudah bayar pajak masuk secara perorangan. Situs: beacukai.go.id.

Intinya: iPhone yang aman dipakai di Indonesia adalah yang IMEI-nya terdaftar di salah satu dari dua database ini. Kalau tidak muncul di keduanya, ada kemungkinan besar unit tersebut adalah barang BM yang belum terdaftar.

Cara Cek IMEI iPhone Lewat Situs Apple (Garansi dan iCloud)

Cara Cek Imei Iphone Lewat Situs Apple

Untuk mengecek status garansi, kondisi iCloud, dan detail teknis iPhone, kamu bisa pakai beberapa layanan resmi berikut.

Check Coverage Apple (Cek Garansi)

Kunjungi checkcoverage.apple.com, masukkan IMEI atau nomor seri, lalu kamu bisa melihat status garansi aktif atau sudah kedaluwarsa, tanggal aktivasi atau pembelian pertama, serta kelayakan untuk AppleCare.

iUnlocker (Cek iCloud dan Status Lengkap)

Situs iunlocker.com menawarkan pengecekan IMEI gratis untuk info dasar seperti model iPhone, warna, kapasitas, dan status Find My (FMI). Ini penting banget saat beli iPhone bekas — pastikan status iCloud-nya OFF atau tidak terkunci akun orang lain. Kalau menggunakan IMEI ditambah Serial Number, informasinya lebih lengkap meliputi negara pembelian, status SIM-lock, dan carrier.

SICKW (Cek Detail Teknis)

Situs sickw.com menyediakan layanan cek IMEI iPhone yang lebih teknis, termasuk status FMI, carrier, dan blacklist status. Beberapa layanan gratis, beberapa berbayar tergantung kedalaman informasi yang dibutuhkan.

3uTools (Cek Hardware Lengkap via PC)

Kalau kamu mau cek kondisi hardware iPhone secara menyeluruh, software 3uTools yang diinstall di PC atau laptop bisa memberikan informasi detail mulai dari status baterai, keaslian komponen, hingga riwayat perbaikan.

Tips Cek IMEI iPhone Bekas Sebelum Membeli

Beli iPhone bekas memang menggiurkan dari sisi harga, tapi risikonya nyata kalau tidak hati-hati. Berikut checklist yang bisa kamu ikuti:

  1. Pastikan iPhone bisa dinyalakan dan diakses, kalau langsung minta Apple ID atau PIN dan penjual tidak bisa membukanya, hentikan transaksi.
  2. Cocokkan IMEI di tiga tempat, pengaturan, dus, dan baki SIM harus menunjukkan angka yang sama persis.
  3. Cek Kemenperin dan Bea Cukai, pastikan IMEI terdaftar di salah satunya.
  4. Verifikasi di checkcoverage.apple.com, cocokkan model, warna, dan kapasitas dengan perangkat aslinya.
  5. Cek status Find My iPhone, harus sudah OFF sebelum transaksi selesai; kalau masih ON, perangkat bisa dikunci kapan saja oleh pemilik lama.
  6. Waspada harga terlalu murah, biasanya jadi tanda perangkat BM atau bermasalah.

Yang Perlu Dilakukan Jika IMEI iPhone Tidak Terdaftar

Kalau ternyata IMEI iPhone kamu tidak terdaftar di Kemenperin maupun Bea Cukai, jangan panik dulu. Ada beberapa kemungkinan dan langkah yang bisa diambil:

  • Unit baru yang baru diaktifkan, kadang perlu beberapa hari sampai data terdaftar di database.
  • iPhone inter yang belum lapor bea cukai, bisa dilakukan registrasi mandiri lewat jalur resmi Bea Cukai.
  • IMEI benar-benar tidak terdaftar (BM), hanya bisa digunakan via Wi-Fi, tidak bisa pakai SIM card Indonesia.
  • Hubungi toko atau penjual, kalau baru beli dan IMEI tidak terdaftar, ini bisa jadi dasar klaim atau pengembalian barang.

Untuk iPhone yang sudah terlanjur terblokir sinyalnya, solusi resminya adalah mengurus registrasi IMEI melalui jalur Bea Cukai dengan membawa dokumen pembelian yang valid dan siapkan sejumlah uang untuk membayar tagihan pajak.

Cek IMEI iPhone bukan aktivitas yang perlu waktu lama, hanya butuh beberapa menit, tapi manfaatnya bisa menyelamatkan kamu dari masalah besar. Jadikan kebiasaan ini sebagai langkah pertama setiap kali berurusan dengan iPhone, baik beli, jual, maupun terima sebagai hadiah.

fakhrur
Content Writter
Fakhrur
Specialist penulis artikel dengan pembahasan rekomendasi, tutorial dan cara setting apn.

Tinggalkan komentar

Prove your humanity: 3   +   10   =